Tiga orang Terdakwa di Kalianda

Disinggung kapan dua terduga Kasus Korupsi Rsud bob bazar alkes kalianda lampung selatan  dilimpahkan, M Anwar menegaskan andai  pengembangan dan pendalaman hal yang demikian  telah  selesai, secepatnya pihaknya bakal langsung membanyakkan nya , oleh sebab tu yg menjadi gratifikasi perangkat  kesehatan dan kedokteran hal yang demikian  sudah komplit.

Terdakwa kasus korupsi bob bazar kalianda lampung

kasus korupsi rsud bob bazar

Dua buron situasi sulit  korupsi proyek perangkat  kesehatan (alkes) Rumah Sakit Lazim Tempat (RSUD) Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan, Sutarman dan Subadra Tholi,dibekuk Regu Subdit III Direktorat Reserse Hukum Khusus Polda Lampung, pada Sabtu lalu. Polisi menciduk kedua tersangka,di dua lokasi  bertolak belakang dalam hal Kasus Korupsi Rsud bob bazar

Direktur Reserse Kriminalitas Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Dicky Patrianegara, menuliskan tadinya petugas menciduk Sutarman di guest house Wisma Anggrek di jalan Rawa Buntu Utara, Bumi Serpong Tentram, Tangerang, Banten. Lalu petugas berhasil menciduk  Subadra Tholib, saat sedang di lokasi Parkir Terminal Kampung Rambutan,
Kedua buron itu merupakan pihak rekanan dari PT Hutama Sejahtera Radofa yang memenangkan tender proyek alkes RSUD Bob Bazar, Kalianda tahun 2015 dengan skor sangkaan .

Dikatakannya, pihaknya memastikan Sutarman dan Subadra Tholib, dalam susunan penyelidikan orang (DPO) Penetapan DPO hal yang demikian, tertuangdalam surat Nomor: DPO/10/IX/Subdit

“Kedua terduga menjadi buronan, karena dua kali absen panggilan penyidik guna  dilakukan  pelimpahan etape* dua ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung,”ungkapnya.

Dari pernyataan kedua buronan hal yang demikian, kata Dicky, sekitar dalam pelariannya mereka bermigrasi-pindah daerah. Dalam persembunyiannya sejak  dua bulan terakhir ini, keduanya sedang di Jakarta.

Dicky mengutarakan, dalam perkara hal yang demikian, pihaknya memastikan lima orang sebagai tersangka, dari kelima terduga tiga terduga lainnya,Armen Patria eks Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, kemudian Joni Gunawan eks ketua panitia lelang dan Robinson selaku penghubung.

“Armen, Joni dan Robinson sempat menjadi buronan, namun akibatnya ketiganya memberikan diri,”terangnya Ketiga terduga Armen, Joni dan Robinson sudah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang sejumlah  masa-masa  lalu. Dalam persidangan, Armen dan Joni,
mendapatkan empat eksemplar periksa senilai Rp 2,4 miliar dari Sutarman dan Subadra Tholib selaku pihak rekanan PT Hutama Sejahtera Radofa (PT.HSR).

Para terpidana kasus korupsi bob bazar kalianda lampung

Cek itu diserahkan karena Armen dan Joni memenangkan PT HSR sebagai perusahaan yang menggarap  proyek alkes RSUD Bob Bazar Kalianda tahun sangkaan  2015.

Sesudah sempat buron (DPO), dua tertuduh persoalan  korupsi pengadaan kelengkapan  kesehatan RSUD Bob Bazar, Kalianda Lampung Selatan, Sutarman dan Subadri Thalib, kesudahannya menjalani sidang dengan aktivitas  pembacaan putusan yang dilangsungkan di PN Tanjungkarang, Rabu sore. Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Mansyur menuturkan kedua tertuduh  itu  tiap  dihukum sekitar  1 tahun dan 2 bulan penjara, serta diwajibkan.
untuk menunaikan  denda Rp50 juta subsider 2 bulan penjara. Atas putusan itu tertuduh mengaku  terima, sementara  JPU pikir-pikir.
Putusan itu lebih enteng  dari tuntutan Jaksa Penuntut Biasa (JPU) yang sebelumnya menuntut tertuduh  sekitar setahun  dan delapan bulan penjara.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim mengucapkan  hal-hal yang memberatkan perbuatan  tertuduh tak mengindahkan program pemerintah dalam pembinasaan korupsi,Para tertuduh tak mengakui terus cemerlang  perbuatannya. Meskipun yang meringankan kedua tertuduh memiliki  tanggungan keluarga.Kedua tertuduh sebelumnya telah  masuk susunan  penyelidikan  orang (DPO),

bersangkutan problem korupsi pengandaan peralasan kesehatan, RSUD Bob Bazar, Kalianda Lampung Selatan

Sutarman dan Subadri Thalib, diringkus Regu Reskrim Polda Lampung, di lokasi persembunyiannya, di Jakarta  Sutarman, diringkus disebuah penginapan di kawasan  Serpong, Tangerang, Banten, pada Sabtu lalu. Sementara Subadrri Thalib, diringkus saat  berada diarela parker,
Terminal Rambutan, Jakarta Timur. Mereka yaitu dua dari lima terduga  masalah korupsi pengadaan perangkat kesehatan dan kedokteran RSUD Bob Bazar Kalianda,bernilai Rp10 miliar.
Tersangka berinisial ST anda tangkap dikala bersembunyi di suatu  penginapan di kawasan serpong, Tangerang, Banten, pada Sabtu
Padahal, terduga  berinisial SB diringkus di areal parkir terminal Kampung Rambutan,

kata Wakil Direktur Hukum Khusus Polda Lampung, AKBP M Anwar sejumlah masa-masa lalu.Anwar diantar Kasubdit 3 Tipikor Hukum Lazim Polda Lampung, Kompol Yoni Rizal Kova, dan Kasubbid Penmas Polda Lampung, Kompol Buyamin Rene,ketika ekspose di ruang Meeting Room Ditkrimsus Polda Lampung, pada Kamis lalu.
Menurut penjelasan dari  M Anwar, kronologi penangkapannya bermula pihaknya memperoleh isu dari petugas terkait persembunyian kedua DPO hal yang demikian. Sebagai upaya tindak lanjut,
pihaknya membentuk  regu guna melakukan pengejaran dan penyergapan. Regu aku bentuk sendiri, guna melakukan pengejaran dan penyergapan. Pertama anda  menciduk
tersangka ST, keesokan harinya anda meringkus terduga  SB. Mereka anda  bawa ke Polda Lampung Lampung dan seketika anda* bendung,” kata Anwar.Mengenai kasusnya, M Anwar mengungkapkan dua-duanya  adalah dua dari lima terduga perkiraan  problem gratifikasi Rumah Sakit Bob Bazar bernilai Rp10 miliar lebih yang tiga terduga* lainnya sudah* lebih dahulu di berikan ke Kejaksaan Tinggi Lampung. ‘

masih melaksanakan  pengembangan berkaitan dengan tak kooperatifnya tersangka. Mereka memungkiri panggilan penyidik Kita sedang dalami mengapa mereka melarikan
diri dan siapa saja yang tercebur  membantunya melarikan diri  katanya.
Menurut penjelasan  dari Anwar, pihaknya butuh mengkaji  dalil mereka melarikan diri, karena terdapat pasal yang dilanggar, merupakan menghalang-halangi penelusuran,
Pasal 21 Undang-Undang Tipikor. Disinggung kapan dua terduga  dilimpahkan, M Anwar menegaskan andai pengembangan dan pendalaman hal yang demikian  telah selesai,
seketika mungkin pihaknya bakal lantas melimpahkannya, sebab  perkara duagaan gratifikasi perangkat* kesehatan dan kedokteran hal yang

Dalam sidang yang dilangsungkan  di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung untuk tiga terdakwa grafitikasi kasus korupsi rsud bob bazar kalianda 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s